Kerak Telor Khas Betawi di Jantung Jakarta

 

Kerak telor khas betawi Bang Jantuk, memberikan kesan asri Jakarta (Dok. Aldo)

Jakarta, Kanvasan.id
– Di tengah hiruk pikuk Ibu Kota, rasa khas Betawi tetap hidup dan dicintai lintas generasi melalui kelezatan Kerak Telor Bang Jantuk. Usaha ini dijaja oleh Ibu Riti (55), yang sejak tahun 2020 setia menyajikan kerak telor autentik di depan Masjid Istiqlal. Kerak telor ini memiliki tiga cabang: Masjid Istiqlal, Ragunan, dan Pekan Raya Jakarta (PRJ).

Dengan pengalaman bertahun-tahun, Kerak Telor Bang Jantuk menyajikan menu andalan dengan racikan khas: beras ketan pilihan, telur ayam atau bebek, ebi, lada, garam, dan dua jenis serundeng (basah dan kering) yang diracik langsung oleh Ibu Riti. Proses memasaknya pun masih menggunakan arang demi mempertahankan cita rasa asli Betawi yang gurih dan harum.

”Oh, ini pembuatannya ini kalau baru pertama kali nyala itu kan agak lama tuh. Kalau baru pertama kali nyala, tapi kalau udah nyala sih cepat,” ujar Ibu Riti saat ditemui di lapaknya.

Harga per porsi dibanderol mulai dari Rp25.000, hingga Rp30.000, tergantung pilihan telur. Dengan porsi yang mengenyangkan, rasa khas Betawi yang otentik, dan lokasi strategis, harga ini sangat sepadan. Menariknya lagi, pelanggan bisa membayar secara tunai maupun non-tunai (QRIS), memudahkan berbagai kalangan dapat menikmati hidangan legendaris ini.

Setiap hari, Ibu Riti mulai berjualan sejak pukul 07.00 pagi hingga pukul 20.00 malam. Letaknya di area food court, tepatnya di samping dagangan mie ayam bakso pangsit. Ibu Riti menjajakan dua dagangan sekaligus, kerak telor dan sebuah warung kecil menjual berbagai macam minuman dan pop mie.

"Aku pertama kali makan kerak telor, tapi ternyata rasanya enak banget. Unik gitu, terus rempah-rempahnya kaya khas banget," tutur Fitri, pembeli kerak telor Bang Jantuk.

Saat ramai, seperti di hari libur atau momen khusus, lapaknya bisa buka hingga larut malam dengan pendapatan mencapai tiga juta rupiah per hari. Tak heran jika Kerak Telor Bang Jantuk menjadi pilihan banyak orang, dari anak-anak hingga dewasa, yang ingin merasakan langsung kelezatan kuliner khas Betawi yang sulit ditemukan di tempat lain.

”Kayaknya kalau bahan tuh sama ya. Semuanya kelapa, ketan sama telur sama. Cuman cara masaknya itu, bumbunya, bumbu serundeng itu kan beda-beda,” ujar Ibu Riti, membedakan ciri khas kerak telornya dari penjual kerak telor lain di luar istiqlal.

Rivanti Erawati

Halo! Saya Rivanti Erawati, penulis di Kanvasan.id. Blog ini saya buat pada, 25 Agustusus 2025. Melalui blog ini, saya ingin berbagi pengalaman, cerita, dan berbagai informasi menarik dengan Anda. Selamat datang di Kanvasan.id! Semoga Anda menikmati setiap tulisan yang saya bagikan di sini.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Popular Items