Akibat Sampah, Gunung Gede Pangrango Tutup Sementara

Ratusan sampah di alun-alun Surya Kencana, diturunkan oleh puluhan relawan. (Dok. Herald ID)

Jakarta, Kanvasan.id - Gunung Gede Pangrango di Cianjur, Jawa Barat resmi ditutup sementara untuk pemulihan ekosistem dan perbaikan jalur pendakian.

Pada Senin, (13/10/25) Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (BBTNGGP), meresmikan tiga jalur pendakian Gunung Gede Pangrango tutup sementara, terkhusus untuk pendakian komersial. 

Adanya sampah yang menumpuk akibat para pendaki tidak disiplin dalam membuang limbah anorganik, mengakibatkan tercemarnya hutan dan kelestarian alam di Gunung Gede Pangrango. Oleh karena itu, dilakukannya kegiatan pembersihan sampah pada jalur resmi Gunung Gede Pangrango, yakni Cibodas, Putri dan Selabintana. Terutama pada tiap-tiap pos pemberhentian dan Alun-alun Surya Kencana.

Dikutip dari news.detik.com, sebanyak 43 orang berkontribusi mengumpulkan sampah yang ada di jalur Selabintana. Dengan total 115 kilogram (Kg), puluhan orang itu berhasil membawa sampah turun menggunakan karung dan sarung tangan. 

Sampah yang ditemui dalam kegiatan pembersihan merupakan sampah anorganik, plastik, botol minuman, kemasan makanan, dan peralatan pendakian yang ditinggalkan oleh para pendaki.

“Kami mengimbau untuk seluruh pengunjung dan komunitas pendaki untuk mematuhi prosedur resmi, tidak meninggalkan sampah, serta bertanggung jawab menjaga kelestarian TNGGP,” tutur Agus Deni, Humas BBTNGP dilansir dari merdeka.com.








Rivanti Erawati

Halo! Saya Rivanti Erawati, penulis di Kanvasan.id. Blog ini saya buat pada, 25 Agustusus 2025. Melalui blog ini, saya ingin berbagi pengalaman, cerita, dan berbagai informasi menarik dengan Anda. Selamat datang di Kanvasan.id! Semoga Anda menikmati setiap tulisan yang saya bagikan di sini.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Popular Items